1996
Waktu itu adalah masa dimana pikiran ini belum banyak terkontaminasi oleh virus Dunia..Saya dalam perjalanan pulang dari Study Tour di Jogya , dan selama perjalanan pikiran saya tidak menentu, ada suatu perasaan aneh...dan setibanya di sekolah pada dini hari, saya dijemput oleh kakak dan sepupu saya....melihat ekspresi wajah mereka...saya tahu sesuatu telah terjadi, tetapi saya tidak berani bertanya. Dalam mobil, kakak berkata kepada saya untuk berdoa...saya ingin bertanya tapi mulut ini seperti terkunci...akhirnya kakak berkata, ayah mengalami kecelakaan di luar kota, tertabrak oleh truk semen dari belakang sewaktu mengendarai motor, jantung ini seperti lepas...
Dirumah Sakit saya melihat beliau terbaring lemah....dengan kondisi punggung dan kaki terlindas ban truk semen tersebut..pandangan saya menjadi gelap, dalam hati berjanji...akan menemukan supir truk semen tersebut, dan setan telah muncul dalam jiwa ini sehingga mendorong raga...dorongan untuk mencabut golok...saya tidak bercerita kepada siapapun tentang hal ini..hingga waktunya ayah siuman..
Beliau tersenyum melihat saya, seperti tidak merasakan sakitnya raga akibat kecelakaan itu..saya bertanya kepadanya, pah sakit ngga? ( pertanyaan bodoh ) beliau tidak menjawab...hanya terus tersenyum....
akhirnya saya berkata kepadanya...., pah, gua mau cari supir yang nabrak papah!!! ( emang cara ngomong saya ke babeh kaya gitu .....please forgive me dad...)
Akhirnya beliau berkata,
buat apa dicari....
Kasian, supir truk itu ga sengaja
kalau dicari, mungkin bakal dipenjara...
gimana anak istrinya kalo supir itu dipenjara?
Siapa yang cari makan buat mereka?
Hati saya luluh seketika.....mata ini menjadi panas, menahan airmata...kegelapan dalam hati hilang seketika oleh beberapa patah kata singkat dari Ayah yang dalam keadaan sakit, masih bisa tersenyum, bisa memberi petunjuk untuk anaknya......
2006
Saya telah bekerja di salah satu perusahaan swasta, waktu berlalu begitu cepat....Ayah telah meninggal pada tahun 2002 ditempat ia dirawat waktu kecelakaan terdahulu...
Dalam suatu urusan kantor, saya bertemu dengan salah satu rekan kerja ayah.. dan ia bercerita tentang ayah, tentang kecelakaan yang menimpa ayah tahun 1996.... bahwa pada tahun itu ia dan beberapa rekan ayah lainnya berusaha menemukan supir truk tersebut... dan mereka berhasil... lalu ia menghubungi ayah dirumah sakit, meminta saran, apa yang harus dilakukan terhadap supir truk tersebut...
Apa yang ayah lakukan sungguh diluar dugaan.... beliau menitipkan sejumlah uang untuk supir truk tersebut, dan meminta kepada para rekannya untuk jangan memperpanjang masalah tersebut...
Hati saya tersentuh....saya baru tahu tahun 2006 bahwa supir tersebut telah ditemukan pada tahun 1996...dan Ayah sama sekali tidak berbicara tentang hal itu pada saya.......hingga akhirnya saya tahu tentang hal tersebut dari rekan rekannya.
Kembali...terjadi flash back dalam pikiran saya ke masa lalu.........
Tuhan telah memberikan pelajaran kepada saya sebagai mahlukNya melalui mahlukNya yang lain....
Jangan mendendam, kasihi semua mahluk tanpa pamrih, terima keburukan dan kebaikan yang terjadi dengan senyuman...........